Pelatihan Budidaya Tanaman Karet

Balai Penelitian Getas merupakan unit kerja dari Pusat Penelitian Karet Indonesia yang memiliki pengalaman panjang dalam melakukan kegiatan pelatihan budidaya tanaman karet di Indonesia. Tenaga-tenaga narasumber dari kegiatan pelatihan di Balai Penelitian Getas adalah para peneliti yang memiliki kompetensi dalam beberapa bidang penelitian tanaman karet.

Agenda Pelatihan

 

facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutubeby feather

SIKLUS PENYAKIT EMBUN TEPUNG YANG DISEBABKAN OLEH Oidium heveae

Oidium heveae merupakan patogen penyebab penyakit embun tepung atau powdery mildew pada tanaman karet. Di Indonesia, penyakit ini sering disebut penyakit gugur daun Oidium. Oidium heveae berkembang dengan organ yang disebut konidia. Konidia adalah spora yang dihasilkan dengan jalan membentuk sekat melintang pada ujung hifa atau dengan diferensiasi hingga terbentuk banyak konidia. Siklus hidup penyakit embun tepung dilalui dengan dua cara. Cara pertama yaitu dari konidia membentuk haustoria, kemudian membentuk konidia lagi. Cara kedua yaitu konidia membentuk kleistotesium dan berkembang membentuk askus, dari askus membentuk askospora dan selanjutnya membentuk haustorium.

Read the rest of this entry »

facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutubeby feather

KUNCI SUKSES PENERAPAN LFT: PRODUKTIVITAS VS PROFITABILITAS

Frekuensi sadap rendah atau sering dikenal dengan istilah LFT (Low Frequency of Tapping) sangatlah diharapkan oleh para pebisnis karet sebagai solusi atas permasalahan pada saat ini, yaitu rendahnya harga karet dan/atau langkanya tenaga kerja sadap. Berbicara tentang LFT, maka perlu diperhatikan faktor ikutan lainnya agar produktivitas (kg/ha/th) tidak turun signifikan, atau justru profitabilitas tidak tercapai secara memadai. Tabel di bawah ini mensimulasikan agar penerapan LFT (misalnya d4 atau d5) berdampak positif terhadap produktivitas dan profitabilitas usaha karet.

Read the rest of this entry »

facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutubeby feather

Older posts «