«

»

BIBIT TANAMAN KARET DENGAN ROOT TRAINER

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather


Sistem pembibitan dengan polibeg dan media tanam berbasis topsoil sudah umum digunakan. Namun, sistem pembibitan tersebut memiliki beberapa kekurangan antara lain, (1) akar tunggang tanaman mengalami pertumbuhan spiral (coiling) di dasar polibeg, adapun akar lateral kurang berkembang, (2) perakaran bibit rentan rusak ketika dipindahtanamkan sehingga tanaman mengalami stress bahkan mati, (3) bibit mengalami stress dan stagnasi akibat dilakukannya pemotongan perakaran yang sudah tembus ke tanah, (4) bobot media topsoil terlalu berat sehingga efisiensi waktu dan biaya distribusi bahan tanam rendah.

Wadah media tanam alternatif selain polibeg yang dapat digunakan dan diterapkan dalam pembibitan tanaman karet yaitu root trainer. Root trainer pada umumnya digunakan pada pembibitan tanaman agroforestri. Root trainer biasanya terbuat dari bahan plastik keras dan di dalamnya terdapat beberapa tonjolan vertikal untuk mengarahkan pertumbuhan akar ke arah bawah dan mencegah pertumbuhan akar yang spiral. Karena terbuat dari bahan yang keras root trainer lebih tahan dan dapat melindungi media tanam dengan baik sehingga media tanam tidak mudah pecah, perakaran bibit pun aman.
Penggunaan root trainer dalam sistem pembibitan tanaman karet diharapkan mampu meningkatkan performa bahan tanam melalui optimalisasi arsitektur akar untuk menunjang pertumbuhan tanaman keseluruhan yang lebih baik. Prinsip kerja sistem root trainer yaitu (1) menyediakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan perakaran tanaman sehingga kepadatan akar lebih masif, (2) memungkinkan dilakukannya penghambatan pertumbuhan akar tunggang sehingga akar lateral berkembang lebih baik melalui air prunning, (3) mengarahkan pertumbuhan akar lateral ke arah bawah sehingga mampu menjangkau lapisan tanah bawah yang berkadar lengas lebih tinggi. Akar tunggang yang tumbuh lurus ke bawah (tidak spiral) akan mampu menembus tanah sedalam mungkin untuk mendapatkan lengas dan menopang pokok tanaman dengan kuat. Jumlah akar lateral yang banyak dan tumbuh ke arah bawah akan sangat membantu kinerja akar tunggang dalam menyerap larutan-larutan hara yang tersebar dalam tanah sehingga dapat meningkatkan performa tanaman di lahan.
Penerapan penggunaan root trainer untuk mendapatkan kondisi perakaran yang baik harus dipaketkan dengan media tanam yang sesuai. Salah satu bahan yang baik untuk dijadikan sebagai komponen utama media tanam root trainer yaitu serbuk sabut kelapa (choir dust). Serbuk sabut kelapa dipilih karena memiliki karakteristik memiliki daya simpan air relatif tinggi, bersifat remah sehingga aerasinya baik, dan memiliki bobot yang ringan.
Kini, pembibitan karet root trainer telah siap dikomersialkan oleh tim KHP Balai Penelitian Getas. Bagi Anda yang berminat, silakan menghubungi kami di Balai Penelitian Getas (0298)322504.

facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutubeby feather

About the author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>