«

»

PERAN PUPUK ORGANIK PADA PERKEBUNAN KARET

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Salah satu teknologi pemupukan tanaman karet saat ini dan di masa depan adalah kombinasi antara pupuk anorganik dengan pupuk organik. Dengan demikian, pupuk anorganik dapat diberikan dengan dosis yang lebih rendah dan seimbang. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara pupuk organik dengan anorganik terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman karet. Pendekatan penggunaan pupuk organik saja tanpa menggunakan pupuk kimia masih merupakan hal yang sulit untuk diterapkan, mengingat kadar hara dari pupuk organik yang rendah. Perkebunan karet pada kondisi tanah dengan tingkat kesuburan yang rendah, pupuk organik dapat berperan untuk meningkatkan kesuburan tanah. Pupuk organik juga merupakan sumber hara makro dan mikro, memperbaiki sifat fisik tanah, dan berpengaruh terhadap mikroorganisme tanah sehingga dapat mempercepat dekomposisi dan pelepasan hara.

Beberapa jenis pupuk organik yang banyak digunakan pada perkebunan karet di Indonesia adalah pupuk kandang, pupuk hijau, dan pupuk hayati. Pupuk kandang yang banyak digunakan pada perkebunan karet adalah pupuk kandang sapi dan kambing. Pupuk kandang berpengaruh meningkatkan pertumbuhan tanaman karet dan meningkatkan efektivitas pemupukan anorganik. Pupuk hijau yang banyak ditanam pada perkebunan karet, khususnya pada saat tanaman karet belum menghasilkan dan juga berfungsi sebagai tanaman penutup tanah adalah Mucuna Bracteata. Mucuna berpengaruh terhadap tercapainya masa tanaman menghasilkan yang lebih cepat 12 bulan dibandingkan dengan penutup tanah rumput alami. Selain pupuk kandang dan pupuk hijau, pupuk hayati juga memiliki peran penting terhadap pertumbuhan tanaman karet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati dapat mengurangi dosis pupuk anorganik hingga 50% yang ditunjukkan dengan produksi (g/p/s) yang tidak berbeda nyata. Jenis pupuk hayati diantaranya adalah mikroba penambat N2 (Rhizobium dan Azotobacter) dan mikroba pelarut fosfat (bacillus sp dan pseudomonas sp) [RCP/02].

Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutubeby feather

About the author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>